Edukasi Diabetes Melitus dan Pemeriksaan Kesehatan pada Pengrajin Anyaman Mansiang Taratak di Kabupaten Lima Puluh Kota

Authors

  • Bramadi Arya Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia
  • Alimuddin Tofrizal Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Padang, Indonesia.
  • Adewirli Putra Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia
  • Andri Swandi Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia
  • Peggy Virginia Hidayat Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia
  • Shindi Pennanda Putri Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia
  • Putra Santoso Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • M Idris Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Rita Maliza Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/bda.v3i2.90

Keywords:

Mansiang weaving, diabetes mellitus, health education, health screening, Lima Puluh Kota Regency

Abstract

This community outreach program aimed to provide diabetes mellitus education, health screening, and opportunities for medical consultation to Mansiang weaving artisans in Nagari Kubang, Guguak District, Lima Puluh Kota Regency. Activities included an educational session, measurements of body weight, height, blood pressure, and uric acid levels, and discussions with a physician. Health records were available for 25 women aged 28–70 years. Among the 24 participants with complete anthropometric data, 16 (66.7%) had a normal body mass index, four (16.7%) were underweight, two (8.3%) were overweight, and two (8.3%) were obese. Complete systolic and diastolic blood pressure readings were available for 15 participants, including one reading of 149/90 mmHg requiring reassessment. Uric acid results were available for 21 participants and ranged from 3.7 to 8.2 mg/dL. The findings indicated a need for follow-up tailored to individual nutritional status and screening results. Periodic health screening and continued collaboration with local health services are recommended.

Author Biography

Adewirli Putra, Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia

Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Syedza Saintika, Padang, Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Arya, B., Tofrizal, A., Putra, A., Swandi, A., Hidayat, P. V., Putri, S. P., … Maliza, R. (2026). Edukasi Diabetes Melitus dan Pemeriksaan Kesehatan pada Pengrajin Anyaman Mansiang Taratak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Buletin Dharmas Andalas, 3(2), 154–161. https://doi.org/10.25077/bda.v3i2.90